Jejak BOcahiLANG

Life is like the surf, so give yourself away like the sea

Phi Phi Islands – Phuket

Pernah terbesit di benak pikiran mencari harga termurah dengan cara yang sangat kere namun bisa sampai mana-mana saat travelling di negeri orang, namun niat tersebut saya urungkan karena saya cuma berlibur di negeri orang, tidak mau membuang banyak waktu, dan saya bukan salah satu author buku Lonely Planet #senyum.

Phi-Phi Islands menjadi tempat idaman bagi traveller maupun honeymooner yang mendambakan tempat sangat sangat exotic di Laut Andaman. Semenjak film The Beach-nya masbro Leonardo Di Caprio, kawasan Phi Phi islands yang sepi mendadak menjadi aset paling utama pariwisata negara Thailand. Bencana tsunami 2004 silam tidak membuat Phuket dan pulau-pulau kecil di Laut Andaman terpuruk dalam jangka waktu yang lama, mereka sudah berbenah dan kembali menjadi tempat paling mumpuni untuk ber-honeymoon ria di negeri Gajah Putih tersebut.

Hari terakhir di Patong, kami bersiap-siap berangkat setelah dijemput mobil yang akan membawa kami menuju Asia Marina Pier, sebuah pelabuhan kecil dimana terdapat banyak speed boat yang akan membawa para penumpang menyeberang ke Phi Phi islands. Waktu itu saya membayar 1.200 Bath untuk mengikuti tur ke Phi-Phi Don, Maya Bay, Khai Island dan spot wisata lain di Laut Andaman barat ( harga tur kemungkinan bisa ditawar lebih murah lagi apabila low season ). Sebenarnya ada banyak pilihan tur keliling pulau dari Phuket, namun Phi Phi menjadi pilihan utama saya karena saya memang nge-fans berat dengan setting film The Beach tersebut #thebeachlover.

Berangkat dari pelabuhan kurang lebih pukul 09.30 dan disambut dengan pemandangan bukit-bukit karst yang berjajar indah di laut. Laju speed boat yang cepat membuat saya sedikit terpental-pental dari tempat duduk boat yang bermuatan kurang lebih 30 orang tersebut. Untungnya tidak merasa mual di sepanjang perjalanan karena saya duduk di kursi yang terletak di luar. Meski terkadang kena cipratan air laut akibat hempasan boat, namun udara segar yang dihirup membuat kepala menjadi fresh, bebas mabuk laut. Cheers
Pukul 11.00, kami tiba di Koh Phi Phi Ley atau lebih terkenal dengan sebutan Maya Bay.
Yaa inilah lokasi syuting Leonardo Di Caprio yang tersohor tersebut. Dari kejauhan lokasinya betul-betul nampak seperti surga yang hilang… tapi… hidden paradise sudah ditemukan oleh para turis sehingga kawasan Maya Bay ini sangat sangat padat oleh manusia. Setelah speed boat menepi, saya harus mengatakan excuse me berulang-ulang agar bisa melewati ratusan pelancong yang memadati pantai tersebut :-(.

Kami hanya diberi waktu bebas selama satu jam di Maya Bay dan perjalanan dilanjutkan menuju Viking Cave yang cuma dilewati boat kami karena suasana pada waktu itu ramai oleh pengunjung. Objek berikutnya adalah Monkey Cave dan Phileh Lagoon yang merupakan spot snorkeling dan lagi-lagi hanya lewat saja karena sebagian peserta bilang ogah snorkeling di lautan manusia. Hufftt…
Akhirnya boat menepi di Koh Phi Phi Don tempat kami makan siang. Phi Phi Don merupakan pulau besar yang memiliki banyak sarana dan prasarana untuk ditinggali, banyak terdapat penginapan dan rumah makan di pulau ini. Tak banyak waktu untuk mengelilingi pulau karena kami hanya diberi waktu satu jam untuk makan siang dan kapal akan segera berangkat ke pulau terakhir.

Khai Island adalah pulau terakhir yang kami singgahi dan kami diberi waktu dua jam untuk menjelajahi pulau. Pulau kecil ini memiliki spot snorkeling di tiap ujungnya yang ternyata tidak memiliki banyak terumbu karang dan ikan-ikan kecil. Rasanya ingin membanting alat snorkel yang saya sewa 100 Bath di pelabuhan tadi pagi karena merasa snorkeling Phi Phi gagal total alias tidak bisa memuaskan hasrat snorkeling saya #NasibAnakPantai. Kesal dengan lautan garing ikan, saya memutuskan leyeh-leyeh duduk di kursi pantai yang punya payung pantai warna pelangi yang membuat sedikit adem kepala di tengah panasnya pantai.

Note : Hikmah dari perjalanan, mungkin saya berkunjung di waktu yang kurang pas dimana banyak turis berdatangan di Phuket, hanya berharap next time bisa mengunjungi James Bond island yang pernah digunakan syuting agent rahasia 007 Inggris, merasakan sepinya Maya Bay di pagi hari, mengunjungi pulau-pulau kecil di kawasan Phi Phi islands.

Yah…. hanya berharap dan berdoa mudah-mudahan rencana keliling 5 negara saya untuk yang kesekian kalinya di tahun 2013 berjalan mulus. Cheers…. :-D

Rangkaian cerita perjalanan Thailand 2011 sebelumnya bisa klik disini :
– Part 1 : City of Angels
– Part 2 : What Wat?
– Part 3 : Jangkrik vs Durian Phuket
– Part 4 : Beautiful Beaches vs Big Buddha

About these ads

4 comments on “Phi Phi Islands – Phuket

  1. kirk acebron
    December 13, 2013

    wow, dreaming to be there too… love your photos..
    nice to meet you halim! :>

    • Halim Santoso
      December 14, 2013

      Nice to meet u too… wish I meet you in Manila next year
      Thanks for your visiting Kirk ;-)

  2. Bang Ardin
    May 26, 2014

    Aduh itu foto makanannya… bikin basah!

    • Halim Santoso
      May 26, 2014

      Basah ngiler atau basah yang lain ya? hehehe
      Lunch-nya pas tur Phi Phi standard bule banget jadi terasa nikmat, sayang kapasitas perut kecil jadi nggak bisa makan banyak :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Destinations

Archives

Join 2,291 other followers

Blog Stats

  • 362,609 hits

No COPY / SAVE AS without permission please…

All texts and photos (c) Halim Santoso. Please respect by not using them without written permission.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,291 other followers

Build a website with WordPress.com
%d bloggers like this: